Keadaan Bentrok di Mesuji Lampung, Beberapa Orang Tewas hingga dan Luka Luka Kisah Selengkapnya

Korban  bentrok dua kelompok warga di wilayah Register 45 Mesuji Lampung, bertambah satu menjadi lima orang. Adapun empat korban tewas  yang merupakan warga Desa Mekar Jaya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Dua korban meninggal lagi yakni warga Pematang Panggang, Lampung, Rowi (32) dan Abdul Roni (37). Dan satu korban lagi belum teridentifikasi, tapi berasal dari OKI.
Selain itu, dua warga Lampung lainnya, masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat mengalami luka parah terkena bacokan. Untuk membantu meredam bentrok yang terjadi, Polda Sumatera Selatan (Sumsel) mengirimkan 130 personel gabungan ke perbatasan wilayah OKI dan Lampung.

Berikut fakta lengkap bentrok dua kelompok warga di Register 45 Mesuji, Lampung:

1. Kronologi kejadian Ilustrasi garis polisi.(THINKSTOCK) Kapolres Mesuji Lampung AKBP Edi Purnomo mengatakan bahwa bentrok Mesuji melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM dan kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM tersebut dilatarbelakangi oleh pembajakan di area lahan seluas setengah hektar. Awalnya, sekitar pukul 11.00 WIB, datang alat berat bajak milik kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya untuk melakukan pembajakan di lokasi KHP Register 45 Mekar Jaya Abadi. Lokasi pembajakan adalah area tanah seluas setengah hektar milik warga bernama Yusuf (41) yang merupakan anggota kelompok dari Mekar Jaya Abadi. Kegiatan pembajakan tersebut kemudian diketahui oleh salah satu warga dari kelompok Mekar Jaya Abadi.
Usai Bentrok, TNI-Polri Masih Berjaga di Register 45 Mesuji
 Sontak, bunyi kentongan menggema dan kelompok itu mengamankan warga yang sedang membajak di area tersebut. Baca juga: Kronologi Bentrok di Mesuji Lampung yang Tewaskan 4 Orang 2. Polisi dan TNI berjaga di lokasi Aparat keamanan berjaga setelah terjadi bentrok antar dua kelompok warga di Register 45 Mesuji, Lampung, Rabu (17/7/2019).Berita selengkapnya disini

Ratusan polisi dan anggota TNI dikerahkan untuk berjaga di lokasi bentrok antarwarga di kawasan Register 45 Mesuji, Lampung. "Personel gabungan berjaga untuk mengantisipasi bentrok susulan," kata Kapolres Mesuji, Lampung, AKBP Edi Purnomo saat dihubungi, Rabu (17/7/2019) malam. Edi mengatakan, sebanyak 200 personel gabungan TNI-Polri sudah diturunkan ke lokasi. Hingga Rabu malam, kondisi di lokasi kejadian telah kondusif. Namun, polisi tetap waspada dan memperketat penjagaan agar tidak terjadi bentrok susulan di Mesuji.
Sejumlah Warga Tinggalkan Rumah Pasca Bentrokan di Mesuji
"Mudah-mudahan tidak ada bentrok susulan. kami juga sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait," kata Edi. Baca juga: Bentrok Mesuji Lampung, Ratusan Polisi dan Anggota TNI Berjaga di Lokasi 3. Polda Sumsel kirim 130 personel Ilustrasi polisi Polda Sumatera Selatan mengirimkan 130 personel gabungan ke ke perbatasan wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) dan Lampung, untuk membantu meredam bentrok di Mesuji di Lampung. Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Supriadi mengatakan, bentrok berdarah di wilayah Register 45 Mesuji Lampung, menyebabkan tiga warga Desa Mekar Jaya Kabupaten OKI tewas. "Tiga orang meninggal warga OKI. Maka dari itu, personel gabungan yang diturunkan, diminta untuk meredam dari pihak keluarga korban agar tidak terjadi bentrok susulan,"
Sumber>>>kompas.com

0 Response to "Keadaan Bentrok di Mesuji Lampung, Beberapa Orang Tewas hingga dan Luka Luka Kisah Selengkapnya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel